Pantau Memantau Jumlah Test

in you can try

Ada keresahan cukup besar di beberapa kalangan terkait perkembangan kebijakan pemerintah yang akan meluncurkan program “New Normal”. Kegelisahan itu dikarenakan grafik perkembangan kasus, di sebagian besar propinsi di negeri ini, belum menunjukkan tanda-tanda melandai.

Hal itu ditambah lagi dengan laju test yang dirasa masih cukup kurang jika dibandingkan dengan negara lain, terutama diproyeksikan ke jumlah dan kepadatan penduduknya.

Karena hal inilah, saya kemudian mencari data perkembangan test di negeri ini, termasuk jumlah laboratorium yang dipakai. Data jumlah laboratorium menurutku penting, karena ini bisa menggambarkan seberapa cepat kita melayani test, sehingga tidak terjadi bottle neck gara-gara kekurangan lab.

Maka lahirlah script ini. Prosesnya sederhana saja, sekedar scrap twit dari akun Bapak Agus Wibowo, Direktur Pengembangan Strategi Penanggulangan Bencana BNPB (@aw3126), maupun dari akun resmi BNPB Indonesia (@bnpb_indonesia). Dua akun tersebut yang melaporkan perkembangan jumlah test dan jumlah lab dalam format image.

Karena formatnya image, maka dibutuhkan proses ekstraksi. Untunglah imagenya cukup jelas, sehingga bisa saya extract pakai tesseract tanpa perlu effort lebih. Hanya ada 3 image dari data semenjak 16 April 2020, yang gagal saya extract datanya. Oh iya, format akhir saya pilih bentuk json, karena menurut saya format ini yang paling mudah diolah.

Bagi rekan-rekan yang ingin ikut mengembangkan, atau sekedar menggunakan, silakan meluncur ke laman github saya ini.

Begitu saja untuk kali ini, mari kita selalu ikuti protokol kesehatan dan tetap hidup meskipun tidak berguna. 😀